<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Community:</title>
  <link rel="alternate" href="http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/10" />
  <subtitle />
  <id>http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/10</id>
  <updated>2026-04-21T09:22:17Z</updated>
  <dc:date>2026-04-21T09:22:17Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Formulasi Dan Evalusi Sediaan Tablet Hisap Dari Serbuk Sari Buah Pepaya ( Carica papaya L.) Menggunakan Metode Heat and Congealing .</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5189" />
    <author>
      <name>SIHOMBING, JULIANA METAMI</name>
    </author>
    <author>
      <name>. 202114113</name>
    </author>
    <author>
      <name>Puteri, Cut Intan Annisa</name>
    </author>
    <id>http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5189</id>
    <updated>2026-03-05T04:13:07Z</updated>
    <published>2025-03-11T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Formulasi Dan Evalusi Sediaan Tablet Hisap Dari Serbuk Sari Buah Pepaya ( Carica papaya L.) Menggunakan Metode Heat and Congealing .
Authors: SIHOMBING, JULIANA METAMI; . 202114113; Puteri, Cut Intan Annisa
Abstract: Tablet hisap adalah sediaan yang dapat memuat satu atau lebih zat aktif dengan pemberian bahan tambahan dan pemanis serta dapat larut di dalam mulut. Tablet hisap memiliki berbagai keuntungan yaitu rasanya manis dan penggunaanya mudah. Penelitian ini menggunakan metode heat and congeling yang memenuhi syarat karakteristik tablet hisap yang baik. Pengujian dilakukan menggunakan serbuk sari buah pepaya (SSP) yang diformulasikan menggunakan pengikat gom arab dan putih telur dengan formula F1 (SSP 3 gram dan gom arab 7,5%), F2 (SSP 3 gram dan gom arab 10%), F3 (SSP 3 gram dan putih telur 5%), dan F4 (SSP 3 gram dan putih telur 7%). Selanjutnya dilakukan evaluasi fisik tablet hisap yang meliputi karakteristik, keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekerasan, kerapuhan dan waktu hancur. Berdasarkan formula F1, F2, F3, dan F4 yang dibuat dalam penelitian ini, tablet hisap yang dihasilkan yaitu dari formula F1 dan F2. Evaluasi fisik tablet hisap dari formula F1 dan F2 menghasilkan sifat fisik tablet hisap yang baik serta menghasilkan waktu hancur yang cepat yaitu selama 12 menit dan 10 menit. Tablet hisap yang dibuat dengan bahan gom arab menggunakan metode heat and congeling memiliki karakteristik tablet hisap yang baik serta dapat hancur di dalam mulut dalam waktu yang singkat. Hal ini menunjukan bahwa waktu hancur tablet hisap serbuk sari buah pepaya telah memenuhi persyaratan Farmakope Indonesia.</summary>
    <dc:date>2025-03-11T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Aktivitas Antijamur Kitosan dari Cangkang Kerang Bambu ( Solen corneus ) Pada Pembuatan Hidrogel Terhadap Trichopyton mentagropytes .</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5188" />
    <author>
      <name>HASIBUAN, NABILA HASIM</name>
    </author>
    <author>
      <name>. 212114033</name>
    </author>
    <author>
      <name>Ridwanto</name>
    </author>
    <id>http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5188</id>
    <updated>2026-03-05T03:41:59Z</updated>
    <published>2025-06-26T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Aktivitas Antijamur Kitosan dari Cangkang Kerang Bambu ( Solen corneus ) Pada Pembuatan Hidrogel Terhadap Trichopyton mentagropytes .
Authors: HASIBUAN, NABILA HASIM; . 212114033; Ridwanto
Abstract: Hidrogel adalah formulasi yang digunakan secara topikal dengan cara dioleskan pada permukaan kulit , sementara kitosan memiliki berbagai aplikasi , salah satunya sebagai antijamur . penelitian inibertujuan untuk menghasilkan kitosan dari cangkang kerang bambu yang dapat diformulasikan menjadi hidrogel yang stabil dan memiliki efek antijamur terhadap Trichopyton mentagropytes.</summary>
    <dc:date>2025-06-26T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Penetapan Kadar Alkoloid Total Ekstrak Kulit Kayu Raru ( Cotylelobium Lanceolatum Craib ) Berdasarkan Perbedaan Konsentrasi Metanol Dengan Metode Spektrofotometri UV- VIS .</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5176" />
    <author>
      <name>REZKY, DESWITA  INA</name>
    </author>
    <author>
      <name>. 212114064</name>
    </author>
    <author>
      <name>Supiyani</name>
    </author>
    <id>http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5176</id>
    <updated>2026-02-26T07:49:48Z</updated>
    <published>2025-06-26T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Penetapan Kadar Alkoloid Total Ekstrak Kulit Kayu Raru ( Cotylelobium Lanceolatum Craib ) Berdasarkan Perbedaan Konsentrasi Metanol Dengan Metode Spektrofotometri UV- VIS .
Authors: REZKY, DESWITA  INA; . 212114064; Supiyani
Abstract: Daun tembakau (Nicotiana tabacum L.) merupakan bahan baku pembuatan rokok, yang merupakan senyawa alkaloid . Tembakau asal gayo terkenal diminati oleh masyarakat terutama anak muda karena memiliki asap yang halus dan  aromanya yang khas. Daun tembakau mengandung senyawa nikotin yang dapat menyebabkan  perubahan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan kadar nikotin pada daun tembakau gayo mengidentifikasi senyawa kimia yang terkandung di dalamnya, serta mengkaji efek hipnotik-sedatif dari ekstrak etanol daun tembakau tersebut.&#xD;
Metode penelitian dalam riset ini bersifat kualitatif dan kuantitatif dengan melakukan penetapan kadar nikotin pada daun tembakau asal gayo dengan menggunakan titrasi asidimetri, ekstrak etanol daun tembakau dengan menggunakan metode GC-MS (Gas chromatography–mass spectrometry). Selanjutnya uji hipnotik- sedatif ekstrak etanol daun dengan metode fire place test dan one way annova.</summary>
    <dc:date>2025-06-26T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Buah Keranji ( Dialium indum L. ) Dalam Kebocoran DNA dan Protein Bakteri Escherichia Coli</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5162" />
    <author>
      <name>ELLYZA, CHELLA</name>
    </author>
    <author>
      <name>. 232114088</name>
    </author>
    <author>
      <name>Ning, Anggitha</name>
    </author>
    <id>http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5162</id>
    <updated>2026-02-11T03:32:07Z</updated>
    <published>2025-07-08T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Buah Keranji ( Dialium indum L. ) Dalam Kebocoran DNA dan Protein Bakteri Escherichia Coli
Authors: ELLYZA, CHELLA; . 232114088; Ning, Anggitha
Abstract: Buah asam keranji (Dialium indum L.) memiliki banyak kegunaan, termasuk sebagai bahan pangan, pakan ternak, dan obat tradisional untuk diare. Buah ini mengandung antioksidan dan nutrisi yang berpotensi sebagai agen antibakteri, terutama terhadap Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak etanol buah keranji dengan mengukur kebocoran DNA dan protein bakteri, yang menunjukkan kerusakan membran sel. Penelitian menggunakan ekstrak etanol buah keranji sebagai variabel bebas, sedangkan variabel terikat meliputi senyawa metabolit sekunder, kadar flavonoid total, gugus fungsi (FTIR), nilai KHM, KBM, dan kebocoran DNA serta protein yang diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil menunjukkan ekstrak etanol buah keranji mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid, dan glikosida. Analisis FTIR mendeteksi gugus fungsi seperti O–H, C–H, C=O, C=C, C–O, dan N–H yang mengonfirmasi keberadaan senyawa bioaktif. Kadar flavonoid total sebesar 28,16 ± 1,21 mgQE/g. Ekstrak etanol buah keranji menunjukkan KHM pada konsentrasi 35% dan KBM pada konsentrasi 45%. Zona hambat pada konsentrasi 35%, 40%, 45%, dan 50% berturut-turut sebesar 8,3; 9,0; 10,0; dan 11,8 mm. Absorbansi pada 260 nm (DNA) dan 280 nm (protein) tertinggi pada konsentrasi 50%, yang menandakan adanya kerusakan membran sel bakteri. Kesimpulannya, ekstrak etanol buah keranji efektif menghambat Escherichia coli dengan mekanisme merusak membran sel.</summary>
    <dc:date>2025-07-08T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

