<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Community:</title>
  <link rel="alternate" href="http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/32" />
  <subtitle />
  <id>http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/32</id>
  <updated>2026-06-22T06:29:22Z</updated>
  <dc:date>2026-06-22T06:29:22Z</dc:date>
  <entry>
    <title>DEVELOPING EFL STUDENTS’ SPEAKING MATERIALS BASED ON PROJECT BASED LEARNING</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5324" />
    <author>
      <name>AZMI, IRHAS</name>
    </author>
    <author>
      <name>237215003</name>
    </author>
    <author>
      <name>Santoso, Didik</name>
    </author>
    <id>http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5324</id>
    <updated>2026-06-02T08:39:54Z</updated>
    <published>2025-11-13T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: DEVELOPING EFL STUDENTS’ SPEAKING MATERIALS BASED ON PROJECT BASED LEARNING
Authors: AZMI, IRHAS; 237215003; Santoso, Didik
Abstract: This study aims to develop appropriate and effective English speaking materials for vocational high school students. The research was conducted in response to the inadequacy of existing materials, which were dominated by reading texts and lacked interactive speaking activities relevant to students’ needs and vocational contexts. The study employed the Research and Development (R&amp;D) design using the ADDIE model. The data were collected through questionnaires and expert judgement. The analysis results revealed that students required English speaking materials that were practical, engaging, and relevant to real-life communication and their future careers. The developed speaking materials were based on the principles of Project Based Learning, emphasizing authentic communication, collaboration, and creative problem-solving. The final product was validated by an expert in English language teaching and was considered appropriate, relevant, and effective for use in vocational classrooms. The findings indicate that the integration of PjBL in speaking materials enhances students’ communicative competence, confidence and creativity in using English.</summary>
    <dc:date>2025-11-13T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA MELALUI METODE DONGENG DALAM PEMBELAJARAN  BAHASA INDONESIA SISWA KELAS III SD  NEGERI 107982 LUBUK PAKAM  TAHUN PEMBELAJARAN  2024-2025</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5323" />
    <author>
      <name>SIMANULLANG, IMELDA</name>
    </author>
    <author>
      <name>237015042</name>
    </author>
    <author>
      <name>Risnawaty</name>
    </author>
    <id>http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5323</id>
    <updated>2026-06-02T08:08:16Z</updated>
    <published>2023-01-13T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA MELALUI METODE DONGENG DALAM PEMBELAJARAN  BAHASA INDONESIA SISWA KELAS III SD  NEGERI 107982 LUBUK PAKAM  TAHUN PEMBELAJARAN  2024-2025
Authors: SIMANULLANG, IMELDA; 237015042; Risnawaty
Abstract: Rumusan masalah pada penelitian ini adalah "Apakah pembelajaran melalui dongeng dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada siswa kelas III SD Negeri 107982 Lubuk Pakam tahun pembelajaran 2024-2025". Penelitian tindakan ini menggunakan sistem siklus dengan proses pengkajian berdaur, yang setiap langkahnya terdiri dari empat tahapan yaitu : (1) Perencanaan (Planning) (2) Tindakan (Action) (3) Observasi (observation) (4) Refleksi (Reflection). Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan didalam dua siklus dengan penggunaan dongeng dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada siswa kelas III SD Negeri 107982 Lubuk Pakam Tahun Pembelajaran 2024-2025, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berbicara pada siswa kelas III SD Negeri 107982 Lubuk Pakam Tahun Pembelajaran 2024-2025setelah dilaksanakannya pembelajaran dengan penggunaan dongeng. Hal tersebut terlihat dari aktivitas siswa dalam proses pembelajaran yang semakin meningkat dalam setiap siklusnya, yaitu nilai rata-rata hasil pengamatan guru pada siklus I 2,75 dan meningkat menjadi 3,55 pada siklus II. Dan dilihat dari hasil tes berbicara pada siklus I diketahui 18 dari 30 siswa telah mencapai nilai KKN (60), dan meningkat pada siklus II dimana 29 dari 30 siswa telah berhasil mencapai nilai KKM (60). Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas dengan menggunakan 2 siklus tersebut diatas, ternyata hipotesis yang telah dirumuskan terbukti kebenarannya artinya ternyata langkah pembelajaran melalui dongeng dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada siswa kelas III SD Negeri 107982 Lubuk Pakam Tahun Pembelajaran 2024-2025.</summary>
    <dc:date>2023-01-13T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>BILANGAN KROMATIK–TOTAL GRAF HASIL OPERASI SHACKLE</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5322" />
    <author>
      <name>SURYADARMA</name>
    </author>
    <author>
      <name>237115001</name>
    </author>
    <author>
      <name>Mujib, Abdul</name>
    </author>
    <id>http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5322</id>
    <updated>2026-06-02T07:19:57Z</updated>
    <published>2025-06-12T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: BILANGAN KROMATIK–TOTAL GRAF HASIL OPERASI SHACKLE
Authors: SURYADARMA; 237115001; Mujib, Abdul
Abstract: Teori graf memiliki cukup banyak pembahasan yang dikaji, salah satunya adalah pewarnaan titik dan sisi yang disebut bilangan kromatik total. Pewarnaan sejati dari graf yaitu memberikan warna ke titik atau sisi atau keduanya (total) sedemikianhinggaelemen(titikatausisiataukeduanya)terdekatdiwarnaidengan warna yang berbeda. Sebuah pewarnaan-total pada graf G adalah pemberianwarna titik V(G) dan sisi E(G) pada G sedemikian hingga setiap 2 titik yang berhubungan langsung dan setiap sisi yang terkait pada titik yang sama mendapatkan warna yang berbeda. Bilangan kromatik-total sebuah graf G, dinotasikan𝜒𝑇(𝐺), yaitu minimum warna yang dibutuhkan untuk pewarnaan-total pada G. Graf yang dikaji adalah graf lintasan (𝑃𝑛) dan graf sikel (𝐶𝑛) yang dioperasikandenganoperasi𝑆ℎ𝑎𝑐𝑘𝑙𝑒sehinggamembentukkelas&#xD;
𝑆ℎ𝑎𝑐𝑘(𝑃𝑛,𝑥𝑖,𝑚) dan 𝑆ℎ𝑎𝑐𝑘(𝐶𝑛,𝑥𝑖,𝑚). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksploratif, dimana penelitian ini merupakan bagian dari penelitian murni (basic research) yang bertujuan untuk mengembangkan dan menemukan teori baru. Instrumen penelitian berupa jurnal, artikel penelitian serta buku yang terkait serta menggunakan tools Sketchpad 5.06 yang digunakan untuk menggambargrafoperasi𝑆ℎ𝑎𝑐𝑘𝑙𝑒.Hasilpenelitiandiperolehbilangankromatik&#xD;
𝜒(𝑆ℎ𝑎𝑐𝑘(𝑃𝑛,𝑥𝑖,𝑚))=4𝑑𝑎𝑛𝜒(𝑆ℎ𝑎𝑐𝑘(𝐶𝑛,𝑥𝑖,𝑚))= 2,jika𝑛genapdan3jika&#xD;
𝑛	ganjil,	dan	kromatik	total	untuk	𝜒𝑇(𝑆ℎ𝑎𝑐𝑘(𝑃𝑛,𝑥𝑖,𝑚))=4	dan&#xD;
𝜒𝑇(𝑆ℎ𝑎𝑐𝑘(𝐶𝑛,𝑥𝑖,𝑚))= 6untuk𝑛genapdan5untuk𝑛ganjil.</summary>
    <dc:date>2025-06-12T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>KEMAMPUAN REPRESENTASI MULTIPELMATEMATIS, DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP NEGERI 28 MEDAN DENGAN STATEGI OPENENDED</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5321" />
    <author>
      <name>YUSNITA, NORA</name>
    </author>
    <author>
      <name>237115015</name>
    </author>
    <author>
      <name>Zahari, Cut Latifah</name>
    </author>
    <id>http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5321</id>
    <updated>2026-06-02T06:47:48Z</updated>
    <published>2025-06-17T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: KEMAMPUAN REPRESENTASI MULTIPELMATEMATIS, DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP NEGERI 28 MEDAN DENGAN STATEGI OPENENDED
Authors: YUSNITA, NORA; 237115015; Zahari, Cut Latifah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan representasi multipel matematis dan pemecahan masalah matematis siswa melalui strategi pembelajaran open-ended di SMP Negeri 28 Medan. Dalam konteks pendidikan, kemampuan representasi multipel sangat penting karena memungkinkan siswa untuk memahami dan menyelesaikan masalah matematis dari berbagai sudut pandang. Misalnya, ketika siswa dihadapkan pada masalah geometri, mereka dapat menggunakan representasi visual seperti gambar atau diagram, serta representasi simbolik dengan rumus-rumus. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen yang dirancang dengan pendekatan pretest-posttest control group design, di mana dua kelas yang berbeda berfungsi sebagai subjek penelitian. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas di SMP Negeri 28 Medan, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen terdiri dari 31 siswa yang diajarkan menggunakan strategi open-ended, sedangkan kelas kontrol juga terdiri dari 33 siswa yang mengikuti pembelajaran langsung. Instrumen penelitian berupa tes uraian yang dirancang untuk mengukur kemampuan representasi multipel dan kemampuan pemecahan masalah. Tes ini mencakup berbagai jenis soal yang memerlukan siswa untuk menunjukkan pemahaman mereka dalam bentuk yang beragam, seperti penjelasan lisan, tulisan, dan gambar.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peningkatan kemampuan representasi multipel matematis siswa yang diajar dengan strategi open-ended lebih baik daripada siswa yang diajar dengan pembelajaran langsung, meskipun perbedaannya tidak signifikan secara statistik. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun strategi open-ended memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan representasi, faktor lain seperti motivasi dan latar belakang siswa juga dapat mempengaruhi hasil; (2) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan strategi open-ended secara signifikan lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengan pembelajaran langsung. Ini menunjukkan bahwa strategi open-ended dapat memfasilitasi pemikiran kritis dan kemampuan analitis siswa dalam menyelesaikan masalah; dan (3) terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemampuan representasi multipel dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam kelompok yang diajar dengan strategi open-ended. Temuan ini menegaskan bahwa strategi open-ended efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir matematis siswa secara menyeluruh. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi open-ended dalam pembelajaran matematika tidak hanya meningkatkan kemampuan representasi multipel dan pemecahan masalah, tetapi juga memberikan siswa kesempatan untuk terlibat secara aktif dalam proses belajar. Dengan demikian, strategi ini layak dipertimbangkan sebagai alternatif dalam kurikulum pendidikan matematika, terutama dalam konteks pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa.</summary>
    <dc:date>2025-06-17T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

