<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>DSpace Collection:</title>
    <link>http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/534</link>
    <description />
    <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 12:49:38 GMT</pubDate>
    <dc:date>2026-10-30T12:49:38Z</dc:date>
    <item>
      <title>KORELASI ANTARA KEBIASAAN MEMBACA DI RUMAH DENGAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MENENTUKAN IDE POKOK DALAM TEKS BACAAN SISWA KELAS VI SD NEGERI 357 NATAL  KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN PEMBELAJARAN 2025-2026</title>
      <link>http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5474</link>
      <description>Title: KORELASI ANTARA KEBIASAAN MEMBACA DI RUMAH DENGAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MENENTUKAN IDE POKOK DALAM TEKS BACAAN SISWA KELAS VI SD NEGERI 357 NATAL  KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN PEMBELAJARAN 2025-2026
Authors: IRAWARDI; 247015072; Kartolo, Rahmat
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kebiasaan membaca di rumah dengan hasil belajar Bahasa Indonesia dalam menentukan ide pokok dalam teks bacaan. Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya kebiasaan membaca di rumah dan rendahnya hasil belajar siswa dalam kompetensi menentukan ide pokok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SD Negeri 357 Natal yang berjumlah 30 orang pada Tahun Pembelajaran 2025–2026. Data dikumpulkan melalui angket kebiasaan membaca di rumah dan tes hasil belajar Bahasa Indonesia dalam menentukan ide pokok yang telah divalidasi sebelumnya.Berdasarkan hasil analisis statistik, diperoleh nilai rhitung sebesar 0,5526, sedangkan rtabel pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan (dk) = 28 sebesar 0,3610. Karena rhitung &gt; rtabel, maka terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan membaca di rumah dan hasil belajar siswa. Uji signifikansi menggunakan uji t menunjukkan nilai thitung sebesar 3,507 dan ttabel sebesar 2,04841. Karena thitung &gt; ttabel, maka hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel tersebut. Selanjutnya, berdasarkan perhitungan koefisien determinasi (r²), diperoleh nilai sebesar 0,305 atau 30,5%. Artinya, kebiasaan membaca di rumah memberikan kontribusi sebesar 30,5% terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa dalam menentukan ide pokok teks bacaan.Hasil penelitian ini memperkuat pentingnya pembiasaan membaca di rumah sebagai bagian dari kebiasaan belajar siswa. Dengan membiasakan siswa membaca secara teratur di lingkungan rumah, kemampuan mereka dalam memahami isi bacaan, menangkap gagasan utama, dan menyimpulkan teks akan meningkat. Oleh karena itu, keterlibatan aktif orang tua dan penyediaan bahan bacaan yang menarik di rumah sangat dianjurkan sebagai strategi peningkatan mutu hasil belajar siswa, khususnya dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.</description>
      <pubDate>Thu, 21 May 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5474</guid>
      <dc:date>2026-05-21T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>PENGARUH METODE FUN LEARNING TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR MEMBACA PEMAHAMAN TEKS CERITA PENDEK PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 114 PAGARAN SIGATAL  KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN PEMBELAJARAN 2025-2026</title>
      <link>http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5473</link>
      <description>Title: PENGARUH METODE FUN LEARNING TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR MEMBACA PEMAHAMAN TEKS CERITA PENDEK PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 114 PAGARAN SIGATAL  KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN PEMBELAJARAN 2025-2026
Authors: KHOLIDAH, SRI; 247015063; Kartolo, Rahmat
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam memahami teks cerita pendek di kelas IV SD Negeri 114 Pagaran Sigatal. Pembelajaran yang monoton dan konvensional membuat siswa cenderung pasif dan tidak antusias dalam proses membaca pemahaman. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Fun Learning terhadap hasil belajar membaca pemahaman siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain control group pre-test post-test design yang melibatkan 50 siswa, terdiri atas 25 siswa kelas eksperimen dan 25 siswa kelas kontrol. Hasil pre-test menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa kelas eksperimen adalah 69,2 dan kelas kontrol sebesar 69,72. Setelah perlakuan dilakukan, nilai rata-rata post-test siswa kelas eksperimen meningkat menjadi 80,2 sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 75,4. Nilai maksimum siswa kelas eksperimen meningkat dari 75 menjadi 95 dan nilai minimum dari 55 menjadi 70. Sementara pada kelas kontrol, nilai maksimum hanya mencapai 85 dan nilai minimum 68. Hasil uji hipotesis dengan uji-t menunjukkan bahwa nilai thitung = 2,668 lebih besar dari ttabel = 1,677 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara penggunaan metode Fun Learning terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Selain itu, metode ini meningkatkan keterlibatan aktif siswa, memicu semangat, serta mempererat kerja sama antarsiswa melalui aktivitas menyanyi dan bermain tebak gaya. Keunggulan dari metode ini adalah menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, memotivasi siswa untuk aktif, dan meningkatkan kemampuan memahami teks secara mendalam. Oleh karena itu, metode Fun Learning layak menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar khususnya dalam keterampilan membaca pemahaman di sekolah dasar.</description>
      <pubDate>Thu, 21 May 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5473</guid>
      <dc:date>2026-05-21T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP MOTIVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA “PENGALAMANKU” PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 096 MANYABAR  KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN PEMBELAJARAN 2025-2026</title>
      <link>http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5472</link>
      <description>Title: PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP MOTIVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA “PENGALAMANKU” PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 096 MANYABAR  KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN PEMBELAJARAN 2025-2026
Authors: YUSNIAR; 247015064; Kartolo, Rahmat
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi siswa dalam pembelajaran menulis cerita di SD Negeri 096 Manyabar, Kabupaten Mandailing Natal. Hasil observasi menunjukkan bahwa guru masih cenderung menggunakan metode konvensional dan belum memanfaatkan media pembelajaran interaktif secara optimal. Hal ini menyebabkan proses belajar kurang menarik dan siswa bersikap pasif dalam kegiatan menulis, khususnya menulis cerita bertema "Pengalamanku". Padahal, menulis merupakan keterampilan produktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang membutuhkan stimulus motivasional agar siswa dapat mengekspresikan ide dan pengalaman pribadi secara kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran interaktif terhadap motivasi siswa dalam pembelajaran menulis cerita "Pengalamanku". Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment). Sampel penelitian adalah 30 siswa kelas VI SD Negeri 096 Manyabar tahun pembelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket motivasi, dan dokumentasi hasil tulisan siswa. Instrumen diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif memiliki pengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa. Rata-rata nilai motivasi belajar siswa meningkat menjadi 67,23 setelah penerapan media interaktif. Sebanyak 86,7% siswa berada dalam kategori motivasi tinggi. Selain itu, rata-rata persepsi siswa terhadap media interaktif sebesar 59,27, menunjukkan bahwa siswa merasa termotivasi dan terbantu selama proses pembelajaran. Peningkatan motivasi juga tercermin dalam peningkatan partisipasi aktif siswa dalam menyusun, menulis, dan mempresentasikan cerita pengalaman mereka. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif bukan hanya membantu guru dalam menyampaikan materi, tetapi juga berfungsi sebagai alat pemicu motivasi belajar siswa, meningkatkan daya tarik pembelajaran, serta merangsang kreativitas dalam menulis.</description>
      <pubDate>Thu, 21 May 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5472</guid>
      <dc:date>2026-05-21T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>ANALISIS PERBANDINGAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI MEDIA POWERPOINT  DAN MEDIA GAMBAR  TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS SISWA  KELAS IV SD NEGERI 112 PARBANGUNAN  KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN PEMBELAJARAN 2025-2026</title>
      <link>http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5471</link>
      <description>Title: ANALISIS PERBANDINGAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI MEDIA POWERPOINT  DAN MEDIA GAMBAR  TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS SISWA  KELAS IV SD NEGERI 112 PARBANGUNAN  KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN PEMBELAJARAN 2025-2026
Authors: NASUTION, SITI HAFSAH; 247015075; Kartolo, Rahmat
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan hasil belajar Bahasa Indonesia melalui penggunaan media PowerPoint dan media gambar terhadap kemampuan menulis siswa kelas IV SD Negeri 112 Parbangunan Kabupaten Mandailing Natal pada Tahun Pembelajaran 2025–2026. Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya kemampuan menulis siswa akibat kurang bervariasinya media pembelajaran yang digunakan. Menulis merupakan keterampilan dasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang perlu dikembangkan sejak dini karena berkaitan erat dengan kemampuan berpikir, mengorganisasi ide, dan mengomunikasikan pikiran secara tertulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 112 Parbangunan yang berjumlah 40 orang, dibagi menjadi dua kelompok: kelas IVA sebagai kelompok eksperimen dengan media PowerPoint dan kelas IVB sebagai kelompok kontrol dengan media gambar. Instrumen penelitian berupa tes menulis yang diberikan pada saat pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t untuk mengetahui perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest siswa yang belajar dengan media PowerPoint lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang menggunakan media gambar. Berdasarkan uji-t, diperoleh nilai thitung sebesar 2,27 dengan ttabel sebesar 2,024 pada taraf signifikansi 0,05. Karena thitung &gt; ttabel, maka terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua media. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media PowerPoint lebih efektif daripada media gambar dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa.</description>
      <pubDate>Thu, 21 May 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5471</guid>
      <dc:date>2026-05-21T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

