Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5396
Title: UJI DAYA HAMBAT HASIL FRAKSI EKSTRAK ETANOL KULIT KAYU RARU (Cotylelobium lanceolatum Craib) TERHADAP BAKTERI Azotobacter sp DAN JAMUR Saccharomyces cerevisiae
Authors: LUBIS, REKY wahyudi
232114110
DAULAY, ANNY SARTIKA
Keywords: ekstrak kulit kayu raru
antibakteri
antijamur
Azetobacter sp
Saccharomyces cerevisiae.
Issue Date: 18-Dec-2025
Publisher: FAKULTAS FARFAR 29 2026 FF FARMASI
Abstract: Raru merupakan jenis kulit kayu yang ditambahkan pada nira aren yang bertujuan untuk meningkatkan cita rasa dan kadar alkohol minuman. Tanaman ini mengandung beberapa senyawa bermanfaat, termasuk alkaloid, flavonoid, senyawa fenolik, dan terpenoid yang dapat mereduksi kadar gula darah. Tanaman obat telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai alternatif dalam pengobatan berbagai penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil ekstrak dan fraksi kulit kayu raru (Cotylelbium lanceolatum Craib) memiliki aktivitas antibakteri dan antiamur terhadap bakteri Azotobacter sp dan jamur Saccharomyces cereviceae. Tahapan penelitian ini meliputi pengelolahan bahan tumbuhan, pembuatan ekstrak etanol kulit kayu raru, pemeriksaan karakteristik, skrining fitokimia, fraksinasi ekstrak etanol dengan dietil eter, selanjutnya uji daya hambat bakteri azotobacter sp dan jamur Saccharomyces cerevisiae terhadap ekstrak dan fraksi kulit kayu raru dengan metode difusi cakram dengan konsentrasi 7,5%, 3,75%, 1,87%, dan 40%, 50%,60%. Hasil penelitian menunjukkan fraksi ekstrak etanol kulit kayu raru mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid atau triterpenoid. Hasil uji daya hambat bakteri ekstrak dan fraksi ekstrak etanol konsentrasi 7,5% dengan nilai rata-rata 20,7 untuk ekstrak dan 21,66 untuk fraksi , konsentrasi 3,75% dengan nilai rata-rata 18,96 dan 19,06 , konsentrasi 1,87% dengan nilai rata-rata 16,03 dan 16,83. Maka ekstrak dan fraksi ekstrak etanol dengan konsentrasi 7,5% baik dalam menghambat pertumbuhan bakteri azotobacter sp dengan kategori kuat. Sedangkan jamur ekstrak dan fraksi ekstrak etanol konsentrasi 60% dengan nilai rata rata 25,86 untuk ekstrak dan 26,03 untuk fraksi , konsentrasi 50% dengan nilai rata rata 20,0 dan 20,16 dan konsentrasi 40% dengan nilai rata rata 16,36 dan 17,0. Maka ekstrak dan fraksi ekstrak etanol konsentrasi 50% lebih baik dalam menghambat pertumbuhan jamur Saccharomyces cerevisiae dengan kategori kuat.
URI: http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5396
Appears in Collections:Skripsi Mahasiswa

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
237315008_FILE 1.docx237315008_FILE 1.1.64 MBMicrosoft Word XMLView/Open
237315008_FILE 2.docx237315008_FILE 2.907.22 kBMicrosoft Word XMLView/Open
237315008_FILE 3.docx237315008_FILE 3.1.07 MBMicrosoft Word XMLView/Open
237315008_FILE 4.docx237315008_FILE 41.06 MBMicrosoft Word XMLView/Open
237315008_FILE 5.docx237315008_FILE 5.1.12 MBMicrosoft Word XMLView/Open
237315008_FILE 6.docx237315008_FILE 6.2.14 MBMicrosoft Word XMLView/Open
237315008_FILE 7.docx
  Restricted Access
237315008_FILE 71.19 MBMicrosoft Word XMLView/Open Request a copy
237315008_FILE 8.docx237315008_FILE 8.1.03 MBMicrosoft Word XMLView/Open
237315008_FILE 9.docx237315008_FILE 9.7.56 MBMicrosoft Word XMLView/Open
237315008_FULLTEXT.docx
  Restricted Access
237315008_FULLTEXT.10.56 MBMicrosoft Word XMLView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.