Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5397
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorRITONGA, REVI MARISKA-
dc.contributor.author212114092-
dc.contributor.authorRIDWANTO-
dc.date.accessioned2026-08-20T06:58:49Z-
dc.date.available2026-08-20T06:58:49Z-
dc.date.issued2025-07-03-
dc.identifier.urihttp://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5397-
dc.description.abstractKerang simping (Amusium pleuronectes) merupakan salah satu kerang yang banyak ditemukan di seluruh perairan Indonesia. Salah satu upaya pemanfaatan limbah cangkang kerang simping adalah dengan mengolahnya menjadi kitosan. Kitosan adalah biopolimer yang berasal dari kitin, dikenal memiliki aktivitas antijamur yang kuat. Kitosan memiliki enzim kitinase yaitu enzim β-1,3 glukanase yang dapat menekan pertumbuhan jamur. Untuk mengoptimalkan potensi antijamur kitosan, perlu dikembangkan dalam bentuk sediaan yang mudah digunakan dan stabil seperti hidrogel. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sediaan hidrogel dari kitosan libah cangkang kerang simping memiliki aktivitas antijamur terhadap Malasezia furfur. Metode penelitian ini adalah eksperimental. kitosan dibuat dari cangkang kerang simping yang diperoleh dari perairan Sibolga melalui beberapa tahap, yaitu deproteinasi, demineralisasi, depigmentasi, dan deasetilasi. Kitosan yang dihasilkan kemudian dikarakterisasi berdasarkan kadar air, kadar abu, rendemen, kelarutan, serta analisis gugus fungsi menggunakan spektrofotometer FTIR. Selanjutnya, kitosan diformulasikan dalam bentuk hidrogel dengan empat konsentrasi yaitu 0%, 2%, 4%, dan 6%. Evaluasi sediaan dilakukan melalui uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, serta uji aktivitas antijamur terhadap Malassezia furfur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitosan dari cangkang kerang simping (Amusium pleuronectes) memiliki gugus fungsi yang mirip dengan kitosan baku dan derajat deasetilasi sebesar 76,98%. Evaluasi hidrogel selama 3 minggu menunjukkan stabilitas yang baik, dengan uji organoleptis tanpa perubahan bau, warna, dan bentuk. Uji homogenitas tidak menemukan butiran kasar, pH berada dalam rentang kulit (4–6,5), daya sebar rata-rata 5–7 cm, daya lekat lebih dari 1 detik, dan viskositas stabil antara 3000–50000 cps. Aktivitas antijamur hidrogel kitosan terhadap Malassezia furfur dengan zona hambat yang diperoleh pada konsentrasi 2% sebesar 11,5 mm, konsentrasi 4% sebesar 13,3 mm, konsentrasi 6% sebesar 15 mm, maka pada konsentrasi 6% menunjukkan daya hambat yang paling baik.en_US
dc.publisherFAKULTAS FARFAR 30 2026 FF FARMASIen_US
dc.subjectKerang simping (Amusium pleuronectes)en_US
dc.subjectKitosanen_US
dc.subjectHidrogel dan Malassezia furfuren_US
dc.titleAKTIVITAS ANTIJAMUR HIDROGEL DARI KITOSAN CANGKANG KERANG SIMPING (Amusium pleuronectes) TERHADAP Malassezia furfuren_US
Appears in Collections:Skripsi Mahasiswa

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
237315008_FILE 1.docx237315008_FILE 1.1.64 MBMicrosoft Word XMLView/Open
237315008_FILE 2.docx237315008_FILE 2.907.22 kBMicrosoft Word XMLView/Open
237315008_FILE 3.docx237315008_FILE 3.1.07 MBMicrosoft Word XMLView/Open
237315008_FILE 4.docx237315008_FILE 41.06 MBMicrosoft Word XMLView/Open
237315008_FILE 5.docx237315008_FILE 5.1.12 MBMicrosoft Word XMLView/Open
237315008_FILE 6.docx237315008_FILE 6.2.14 MBMicrosoft Word XMLView/Open
237315008_FILE 7.docx
  Restricted Access
237315008_FILE 7.1.19 MBMicrosoft Word XMLView/Open Request a copy
237315008_FILE 8.docx237315008_FILE 8.1.03 MBMicrosoft Word XMLView/Open
237315008_FILE 9.docx237315008_FILE 9.7.56 MBMicrosoft Word XMLView/Open
237315008_FULLTEXT.docx
  Restricted Access
237315008_FULLTEXT.10.56 MBMicrosoft Word XMLView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.