Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5408| Title: | TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP HUKUMAN MATI DALAM KASUS TINDAK PIDANA NARKOTIKA |
| Authors: | ILHAM, 245114138 Maryani, Halimatul |
| Keywords: | Hukum Islam Narkotika Hukuman Mati |
| Issue Date: | 3-Mar-2026 |
| Publisher: | FAKULTAS HUKUM 68 2026 HUKUM |
| Abstract: | Narkotika digolongkan sebagai benda yang memabukkan (muskir) dan menimbulkan kemudaratan (bahaya) yang besar terhadap akal, jiwa, dan akhlak masyarakat, sehingga hukumnya haram untuk diproduksi, diedarkan, maupun dikonsumsi. Keharamannya disamakan dengan khamr (minuman keras) berdasarkan dalil Al-Qur'an dan Hadis, seperti Surah Al-Maidah ayat 90 dan hadis riwayat Muslim yang menyatakan bahwa segala yang memabukkan adalah haram. Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana pengaturan hukuman terhadap pelaku tindak pidana narkotika, bagaimana urgensi penjatuhan sanksi pidana mati terhadap pelaku tindak pidana narkotika, bagaimana penerapan hukuman mati dalam perspektif Hukum Islam terhadap pelaku tindak pidana narkotika.. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian normatif yaitu penelitian yang menggunakan peraturan perundang-undangan sebagai dasar pemecahan permasalahan yang dikemukakan. Data yang dipergunakan adalah data sekunder dan metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian kepustakaan (library research). Pengaturan hukuman mati terhadap pelaku tindak pidana narkotika diatur dalam Pasal 113, 114, 118, 119, 121, 144 Undang-Undang No. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika. Penerapan hukuman mati terhadap pelaku tindak pidana narkotika kepada para pelaku pengedar narkotika sudah sangat tepat karena salah satu persoalan besar yang tengah di hadapi bangsa Indonesia adalah peredaran narkotika yang amat sangat menghawatirkan dan Indonesia dapat di kategorikan sebagai darurat terhadap peredaran narkotika, penjatuhan pidana mati yang termuat dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dimaksudkan untuk memberikan efek jera. Penerapan hukuman mati dalam perspektif Hukum Islam terhadap pelaku tindak pidana narkotika khususnya produsen, bandar, dan pengedar, dapat dibenarkan sebagai bentuk ta'zir (hukuman diskresioner) yang bertujuan untuk melindungi kemaslahatan umat (mashlahah mursalah), terutama dalam menjaga akal dan jiwa manusia. Ulama sepakat bahwa narkotika hukumnya haram karena termasuk dalam kategori muskir (memabukkan) atau zat yang menghilangkan akal dan menimbulkan kemudaratan (kerusakan) yang luar biasa, merusak individu dan tatanan masyarakat. Pengharaman ini didasarkan pada prinsip umum dalam Al-Qur'an dan Hadis yang melarang segala sesuatu yang buruk dan merusak. Mayoritas fuqaha (ahli fikih) memandang bahwa kejahatan narkotika, terutama yang dilakukan oleh bandar dan pengedar, dapat dikenakan hukuman berat, termasuk hukuman mati, melalui mekanisme ta'zir. |
| URI: | http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5408 |
| Appears in Collections: | Skripsi Mahasiswa |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| 245114138_File1.doc | 245114138_File1 | 773.33 kB | Microsoft Word | View/Open |
| 245114138_File2.doc | 245114138_File2 | 517.67 kB | Microsoft Word | View/Open |
| 245114138_File3.doc | 245114138_File3 | 210.53 kB | Microsoft Word | View/Open |
| 245114138_File4.doc | 245114138_File4 | 209.16 kB | Microsoft Word | View/Open |
| 245114138_File5.doc | 245114138_File5 | 293.23 kB | Microsoft Word | View/Open |
| 245114138_File6.doc | 245114138_File6. | 199.16 kB | Microsoft Word | View/Open |
| 245114138_File7.doc | 245114138_File7 | 315.34 kB | Microsoft Word | View/Open |
| 245114138_File8.doc | 245114138_File8 | 199.08 kB | Microsoft Word | View/Open |
| 245114138_File9.doc | 245114138_File9 | 1.16 MB | Microsoft Word | View/Open |
| 245114138_FileFullText.doc | 245114138_FileFullText | 2.35 MB | Microsoft Word | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.