Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5417
Title: ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENANGGUHAN PENAHANAN TERHADAP TERSANGKA PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI
Authors: ARKAM, DARUL
235114222
Lubis, Ridwan
Keywords: Penangguhan Penahanan
Tersangka
Korupsi
Issue Date: 24-Feb-2026
Publisher: FAKULTAS HUKUM 77 2026 HUKUM
Abstract: Penangguhan penahanan adalah mengeluarkan tersangka atau terdakwa dari penahanan sebelum batas waktu penahanannya berakhir.. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaturan penangguhan penahanan dalam hukum acara pidana di Indonesia, bagaimana prosedur penangguhan penahanan terhadap pelaku tindak pidana korupsi, bagaimana pertimbangan penyidik dalam memberikan izin penangguhan penahanan terhadap pelaku tindak pidana korupsi. Penelitian ini bersifat deskriptif dan metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif dan data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pengaturan penangguhan penahanan dalam hukum acara pidana di Indonesia diatur dalam Pasal 31 ayat (1) UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang KUHAP.. Prosedur penangguhan penahanan di Kepolisian Daerah Sumatera Utara adalah selama tersangka memenuhi syarat-syarat penangguhan penahanan, maka seorang tersangka dapat meminta penangguhan penahanan. Faktor-faktor yang menjadi dasar penerimaan permohonan penangguhan penahanan dalam pemeriksaan perkara pidana di Kepolisian Daerah Sumatera Utara adalah karena adanya jaminan dalam bentuk uang dan orang, adanya tindakan pembantaran yaitu pemberian izin oleh pejabat yang berwenang menahan kepada tersangka yang menderita sakit dan dirawat inap (opname) di rumah sakit yang berada diluar Rutan (Rumah Tahanan Negara), pertimbangan psikologis dan sosiologis serta penyidik tidak merasa khawatir bahwa tersangka tidak melarikan diri. Dasar penolakan permohonan penangguhan penahanan adalah dikarenakan tidak sanggupnya pemohon memenuhi persyaratan yang diberikan Penyidik baik itu dalam bentuk jaminan uang dan jaminan orang yang ditetapkan oleh Penyidik, juga dikhawatirkan tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti serta mempersulit Penyidik dalam menjalankan proses penyidikannya.
URI: http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5417
Appears in Collections:Skripsi Mahasiswa

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
235114222_File1.doc235114222_File11.88 MBMicrosoft WordView/Open
235114222_File2.doc235114222_File2474 kBMicrosoft WordView/Open
235114222_File3.doc235114222_File3210.5 kBMicrosoft WordView/Open
235114222_File4.doc235114222_File4217 kBMicrosoft WordView/Open
235114222_File5.doc235114222_File5240.5 kBMicrosoft WordView/Open
235114222_File6.doc235114222_File6208 kBMicrosoft WordView/Open
235114222_File7.doc235114222_File7275.5 kBMicrosoft WordView/Open
235114222_File8.doc235114222_File8203.5 kBMicrosoft WordView/Open
235114222_File9.doc235114222_File9927.5 kBMicrosoft WordView/Open
235114222_FileFullText.doc235114222_FileFullText3.11 MBMicrosoft WordView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.