Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5179
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorPURNAMA, INDAH-
dc.contributor.author. 235114150-
dc.contributor.authorSintara, Dani-
dc.date.accessioned2026-02-27T05:00:42Z-
dc.date.available2026-02-27T05:00:42Z-
dc.date.issued2025-07-05-
dc.identifier.urihttp://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5179-
dc.description.abstractTindak pidana pemalsuan dokumen dalam pelayanan publik desa merupakan kejahatan yang kian marak terjadi di berbagai daerah. Perangkat desa, sebagai ujung tombak pelayanan administratif, memiliki akses dan wewenang untuk mengelola dokumen publik. Namun, dalam praktiknya, tidak jarang ditemukan penyalahgunaan kewenangan oleh oknum perangkat desa untuk memalsukan surat keterangan, dokumen kependudukan, hingga data pertanahan, yang berdampak langsung pada hak-hak masyarakat dan integritas pemerintahan desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana perangkat desa dalam kasus pemalsuan dokumen pelayanan publik berdasarkan perspektif hukum positif di Indonesia, serta mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya tindak pidana tersebut dan upaya pencegahannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris, yaitu mengkaji peraturan perundang-undangan yang berlaku (pendekatan normatif) serta disertai dengan pengamatan dan wawancara kepada narasumber terkait di lapangan (pendekatan empiris). Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pidana terhadap perangkat desa dapat diterapkan berdasarkan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), khususnya Pasal 263 tentang pemalsuan surat, serta Undang-Undang Desa dan peraturan turunannya. Bentuk tindak pidana yang umum dilakukan meliputi pemalsuan surat keterangan administratif dan manipulasi data dalam buku kependudukan maupun pertanahan. Faktor penyebabnya meliputi motif ekonomi, lemahnya pengawasan, rendahnya pemahaman hukum, dan budaya nepotisme. Upaya pencegahan perlu dilakukan secara struktural melalui penguatan sistem administrasi, peningkatan kapasitas perangkat desa, serta penegakan hukum yang tegas.en_US
dc.publisherFAKULTAS HUKUM 59 2025 FH HUKUMen_US
dc.subjectPertanggungjawaban Pidanaen_US
dc.subjectPerangkat Desaen_US
dc.subjectPemalsuan Dokumenen_US
dc.subjectPelayanan Publiken_US
dc.titleAnalisis Yuridis terhadap Pertanggungjawaban Pidana Perangkat Desa Dalam Tindak Pidana Pemalsuan Dokumen Pelayanan Publik .en_US
Appears in Collections:Skripsi Mahasiswa

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
235114150_File1.docx235114150_File1.757.21 kBMicrosoft Word XMLView/Open
235114150_File2.docx235114150_File2.526.4 kBMicrosoft Word XMLView/Open
235114150_File3.docx235114150_File3.52.82 kBMicrosoft Word XMLView/Open
235114150_File4.docx235114150_File4.23.1 kBMicrosoft Word XMLView/Open
235114150_File5.docx235114150_File5.25.84 kBMicrosoft Word XMLView/Open
235114150_File6.docx235114150_File6.22.77 kBMicrosoft Word XMLView/Open
235114150_File7.docx235114150_File7.34.94 kBMicrosoft Word XMLView/Open
235114150_File8.docx235114150_File8.15.94 kBMicrosoft Word XMLView/Open
235114150_File9.docx235114150_File9.5.05 MBMicrosoft Word XMLView/Open
235114150_Fulltext.docx235114150_Fulltext.6.39 MBMicrosoft Word XMLView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.