Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5332
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorMALAHAYATI.LUBIS, SITI ZUBAIDAH SRI-
dc.contributor.author0123068201-
dc.contributor.authorHizbullah, Muhamad-
dc.date.accessioned2026-06-08T08:18:32Z-
dc.date.available2026-06-08T08:18:32Z-
dc.date.issued2026-02-02-
dc.identifier.urihttp://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5332-
dc.description.abstractPerkawinan siri merupakan perkawinan yang tidak dicatatkan sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum khususnya terkait status keperdataan istri, perlindungan hukum serta pemenuhan hak-hak istri yang melekat dalamhubungan perkawinan. Penelitianinimemilikitujuan untuk mengetahui kedudukan hukum istri dalam perkawinan siri sebelum dilakukan itsbat nikah menurut hukum Islam maupun hukum positif di Indonesia, mengetahui proses dan pertimbangan hukum dalam pelaksanaan itsbat nikah terhadap perkawinan siri di Pengadilan Agama Medandanuntuk menganalisis kedudukan hukum istri setelah itsbat nikah disahkan oleh Pengadilan Agama Medan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empirisdengan memadukan pendekatan normatif melalui kajian Undang-Undang Nomor1 Tahun 1974 tentang Perkawinan sebagaimana telah diubah dengan Undang- Undang Nomor 16 Tahun 2019, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama beserta perubahannya, Kompilasi Hukum Islam (KHI) serta Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Perkawinan serta yurisprudensi melalui wawancara dengan hakim Pengadilan Agama Medan dan telaah langsung terhadap berkas putusan itsbat nikah tahun 2022–2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasca itsbat nikah, istri memperoleh kedudukan hukum yang sah sebagai istri dihadapan negara. Dengan demikian Penetapan itsbat nikah pada Pengadilan Agama Medan bertujuan untuk memulihkan dan melindungi hak-hak perdatanya seorang istri yang selama perkawinan siri tidak terpenuhi secara utuh, termasuk hak untuk menuntut cerai, hak atas nafkah terutang, hak waris dan hak atas harta bersama (gono-gini) jika terjadi perceraian akibat tidak adanya akta nikah sebagai alat bukti autentik. Diharapkan melalui penelitian ini dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai perlindungan hukum bagi istri dari perkawinan siri dan menjadi rekomendasi untuk penegakan hukum yang berorientasi pada keadilan.en_US
dc.publisherFAKULTAS HUKUM 01 2026 FH HUKUMen_US
dc.subjectItsbat Nikah,,en_US
dc.subjectPerkawinan Sirien_US
dc.subjectKedudukan Hukum Istrien_US
dc.titleANALISIS YURIDIS KEDUDUKAN HUKUM ISTRI DALAM PERKAWINAN SIRI PASCA ITSBAT NIKAH PADA PENGADILAN AGAMA MEDANen_US
Appears in Collections:Skripsi Mahasiswa

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
2451114025_FILE 1.docx2451114025_FILE 1654.08 kBMicrosoft Word XMLView/Open
2451114025_FILE 2.docx2451114025_FILE 2725.74 kBMicrosoft Word XMLView/Open
2451114025_FILE 3.docx2451114025_FILE 3490.51 kBMicrosoft Word XMLView/Open
2451114025_FILE 4.docx2451114025_FILE 4.467.27 kBMicrosoft Word XMLView/Open
2451114025_FILE 5.docx2451114025_FILE 5508.56 kBMicrosoft Word XMLView/Open
2451114025_FILE 6.docx2451114025_FILE 6460.63 kBMicrosoft Word XMLView/Open
2451114025_FILE 7.docx
  Restricted Access
2451114025_FILE 7500.22 kBMicrosoft Word XMLView/Open Request a copy
2451114025_FILE 8.docx2451114025_FILE 8.448.23 kBMicrosoft Word XMLView/Open
2451114025_FILE 9.docx2451114025_FILE 92.4 MBMicrosoft Word XMLView/Open
2451114025_FULL TEXT.docx
  Restricted Access
2451114025_FULL TEXT3.09 MBMicrosoft Word XMLView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.