Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5399
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorPUTRI SUHARTONO, ATILLA ELIZA-
dc.contributor.author212114096-
dc.contributor.authorPULUNGAN, AINIL FITHRI-
dc.date.accessioned2026-08-20T07:51:52Z-
dc.date.available2026-08-20T07:51:52Z-
dc.date.issued2025-07-05-
dc.identifier.urihttp://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5399-
dc.description.abstractKebutuhan dasar manusia salah satunya dicukupi dari aspek pangan. Salah satu komoditas pangan yang paling penting untuk pemenuhan kebutuhan adalah beras. Dimasa sekarang ini, banyak produsen nakal yang menggunakan berbagai cara untuk memperpanjang umur simpan atau perbaiki tekstur, rasa, dan warna dari produk yang dijual khususnya pada beras putih. Masyarakat kerap terkecoh bahwa beras yang putih dan licin merupakan ciri fisik beras mengandung klorin. Klorin merupakan suatu zat kimia yang biasanya digunakan sebagai pembunuh kuman. Tetapi pada saat sekarang ini, klorin telah banyak digunakan sebagai bahan pemutih atau pengkilat beras. Klorin akan bereaksi dengan air membentuk asam hipoklorus yang apabila masuk ke dalam tubuh manusia akan merusak sel-sel tubuh. Metode penelitian ini adalah purposive sampling. Sampling dilakukan dibeberapa pasar di kota Medan. Sampel beras akan dipreparasi dan dilakukan uji kualitatif klorin dengan menggunakan empat perekasi yaitu Reagen N, N-Dietil-Fenilindiamin (DPD), Pereaksi AgNO3, Pereaksi KI 10% dan Amilum 1%, dan Pereaksi Povidone Iodine. Selanjutnya sampel akan dianalisis kadarnya menggunakan metode spektrofotmetri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima dari sepuluh sampel beras positif mengandung klorin. Sampel beras yang dinyatakan positif adalah sampel beras A,B,C,D dan E. Kadar klorin tertinngi terdapat pada sampel B yaitu sebesar 220,5704 ± 0,3931 mcg/g, sedangkan kadar klorin terendah terdapat pada sampel C yaitu sebesar 69,7218 ± 0,7957 mcg/g. Hal ini jelas melanggar peraturan perundang udangan yang telah melarang adanya klorin sabagai bahan tambahan pangan karna sangat berbahaya bagi tubuh manusia.en_US
dc.publisherFAKULTAS FARFAR 31 2026 FF FARFARen_US
dc.subjectBERAS (ORYZA SATIVA L.)en_US
dc.subjectKLORINen_US
dc.subjectSPEKTROFOTOMETRI UV-Visen_US
dc.titleANALISIS KADAR KLORIN PADA BERAS ( Oryza sativa L.) YANG BEREDAR DI BEBERAPA PASAR DI KOTA MEDAN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VISen_US
Appears in Collections:Skripsi Mahasiswa

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
212114096_File1.docx212114096_File11.95 MBMicrosoft Word XMLView/Open
212114096_File2.docx212114096_File2948.55 kBMicrosoft Word XMLView/Open
212114096_File3.docx212114096_File3312.21 kBMicrosoft Word XMLView/Open
212114096_File4.docx212114096_File4241.93 kBMicrosoft Word XMLView/Open
212114096_File5.docx212114096_File51.27 MBMicrosoft Word XMLView/Open
212114096_File6.docx212114096_File6208.73 kBMicrosoft Word XMLView/Open
212114096_File7.docx
  Restricted Access
212114096_File7348.18 kBMicrosoft Word XMLView/Open Request a copy
212114096_File8.docx212114096_File8197.95 kBMicrosoft Word XMLView/Open
212114096_File9.docx212114096_File911.34 MBMicrosoft Word XMLView/Open
212114096_FileFullText.docx
  Restricted Access
212114096_FileFullText15.26 MBMicrosoft Word XMLView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.