Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5212Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.author | TARIGAN, GIATTA | - |
| dc.contributor.author | . 235114171 | - |
| dc.contributor.author | NOVITA, TRI RENI | - |
| dc.date.accessioned | 2026-04-09T09:05:50Z | - |
| dc.date.available | 2026-04-09T09:05:50Z | - |
| dc.date.issued | 2025-07-08 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5212 | - |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana malpraktik dokter dalam perspektif hukum pidana, serta mengetahui pelaksanaan dan efektivitas perlindungan tersebut sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia.Kasus yang menjadi fokus utama penelitian adalah dugaan malpraktik medis yang terjadi di RS Efarina Etaham Berastagi, Kabupaten Karo, dengan terlapor seorang dokter spesialis bedah yang diduga melakukan tindakan medis yang tidak sesuai prosedur dan menyebabkan kerugian serius pada pasien.Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dan empiris, dengan pendekatan kualitatif.Data diperoleh melalui studi kepustakaan, dokumentasi hukum, serta wawancara dengan pihak keluarga korban, penyidik Polres Tanah Karo, dan tenaga medis terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap korban malpraktik telah diatur dalam KUHP, UU Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, dan UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Namun dalam praktiknya, masih terdapat berbagai hambatan, mulai dari pembuktian unsur kelalaian, keterbatasan akses terhadap rekam medis, hingga tekanan sosial terhadap korban. Meskipun aparat kepolisian, dalam hal ini Polres Tanah Karo, telah melaksanakan proses hukum secara bertahap dari penyelidikan ke penyidikan, pendekatan restorativejustice juga difasilitasi sebagai bentuk pemulihan hubungan sosial antara korban dan rumah sakit. Namun demikian, karena unsur pidana dinilai tetap terpenuhi, proses hukum terhadap terlapor tetap dilanjutkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan hukum terhadap korban malpraktik masih perlu diperkuat, baik dari sisi implementasi hukum positif, pendampingan korban, maupun sinergi antar lembaga penegak hukum dan profesi kedokteran. Reformasi pada sistem pertanggungjawaban medis dan transparansi pelayanan kesehatan menjadi sangat penting untuk mencegah kasus serupa di masa depan. | en_US |
| dc.publisher | FAKULTAS HUKUM 79 2025 FH HUKUM | en_US |
| dc.subject | Perlindungan Hukum | en_US |
| dc.subject | Malpraktik Dokter | en_US |
| dc.subject | Hukum Pidana | en_US |
| dc.subject | Polres Tanah Karo | en_US |
| dc.subject | Restorative Justice | en_US |
| dc.title | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN ATAS TINDAK PIDANA MALPRAKTEK DOKTER DI POLRES TANAH KARO | en_US |
| Appears in Collections: | Skripsi Mahasiswa | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| 235114171_File1.docx | 235114171_File1. | 746.16 kB | Microsoft Word XML | View/Open |
| 235114171_File2.docx | 235114171_File2. | 425.44 kB | Microsoft Word XML | View/Open |
| 235114171_File3.docx | 235114171_File3. | 65.49 kB | Microsoft Word XML | View/Open |
| 235114171_File4.docx | 235114171_File4. | 38.95 kB | Microsoft Word XML | View/Open |
| 235114171_File5.docx | 235114171_File5. | 37.42 kB | Microsoft Word XML | View/Open |
| 235114171_File6.docx | 235114171_File6. | 32.28 kB | Microsoft Word XML | View/Open |
| 235114171_File7.docx | 235114171_File7. | 52.3 kB | Microsoft Word XML | View/Open |
| 235114171_File8.docx | 235114171_File8. | 31.25 kB | Microsoft Word XML | View/Open |
| 235114171_File9.docx | 235114171_File9. | 1.97 MB | Microsoft Word XML | View/Open |
| 235114171_FileFullText.docx | 235114171_FileFullText. | 3.45 MB | Microsoft Word XML | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.