Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5395
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorGUCI, SILVI ELANDRI ILMI-
dc.contributor.author212114018-
dc.contributor.authorWAHYUNI, SRI-
dc.date.accessioned2026-08-20T04:15:29Z-
dc.date.available2026-08-20T04:15:29Z-
dc.date.issued2025-11-06-
dc.identifier.urihttp://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5395-
dc.description.abstractHiperlipidemiamerupakan gangguan metabolisme lipid yang berisiko menyebabkan penyakit kardiovaskular jika tidak ditangani dengan baik. Keberhasilan pengelolaan kondisi ini sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien dalam minum obat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat pada pasien hiperlipidemiaserta menganalisis hubungan keduanya terhadap outcome klinis dan kualitas hidup.Desain penelitian yang digunakan adalah pengambilan sampel dilakukan dengan pendekatan cross-sectional,dan melibatkan 110 responden di UPT Puskesmas Teladan Kota Medan. Analisis statistik menggunakan uji spearman rho digunakan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan outcome klinis;hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup; hubungan antara kepatuhan minum obat dengan outcome klinis; dan hubungan antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup. Hasil penelitian yangdianalisis menggunakan uji spearman rho menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat dengan p-value 0,863 (>0,05). Hubungan yang tidaksignifikan juga terdapat antara tingkat pengetahuan dengan outcome klinis seperti kolesterol total (p=0,145), HDL (p=0,300), trigliserida (p=0,440), dan LDL (p=0,487). Kemudian tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup (p=0,989). Selanjutnya hubungan antara kepatuhanminum obat dengan outcome klinis seperti kolesterol total (p=0,777),HDL (p=0,883), trigliserida (p=0,278), dan LDL (p=0,597) juga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p>0,05). Kemudian hubungan antara kepatuhan minum obat dan kualitas hidup juga tidak signifikan dengan p-value 0,221 (>0,05). Berdasaarkan hasilpenelitian dapat disimpulkan bahwa dari hasil analisis menggunakan uji spearman rho tidak terdapat hubungan yang signifikanen_US
dc.publisherFAKULTAS FARFAR 29 2026 FF FARMASIen_US
dc.subjectHiperlipidemiaen_US
dc.subjectTingkat Pengetahuanen_US
dc.subjectKepatuhan Minum Obaten_US
dc.subjectOutcome Klinisen_US
dc.subjectKualitas Hidupen_US
dc.titleHUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN MINUM OBAT SEBAGAI FAKTOR PENENTU OUTCOME KLINIS DAN KUALITAS HIDUP PASIEN HIPERLIPIDEMIAen_US
Appears in Collections:Skripsi Mahasiswa

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
212114018_File1.docx212114018_File11.3 MBMicrosoft Word XMLView/Open
212114018_File2.docx212114018_File2.821.7 kBMicrosoft Word XMLView/Open
212114018_File3.docx212114018_File3.675.98 kBMicrosoft Word XMLView/Open
212114018_File4.docx212114018_File4221.3 kBMicrosoft Word XMLView/Open
212114018_File5.docx212114018_File51.25 MBMicrosoft Word XMLView/Open
212114018_File6.docx212114018_File6238.74 kBMicrosoft Word XMLView/Open
212114018_File7.docx212114018_File7415.72 kBMicrosoft Word XMLView/Open
212114018_File8.docx212114018_File8199.91 kBMicrosoft Word XMLView/Open
212114018_File9.docx212114018_File95.4 MBMicrosoft Word XMLView/Open
212114018_Fulltext.docx212114018_Fulltext8.54 MBMicrosoft Word XMLView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.