Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5461
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorAMRIS, PAUJAN-
dc.contributor.author247015050-
dc.contributor.authorKartolo, Rahmat-
dc.date.accessioned2026-09-11T04:19:27Z-
dc.date.available2026-09-11T04:19:27Z-
dc.date.issued2026-06-04-
dc.identifier.urihttp://repository.umnaw.ac.id/jspui/handle/123456789/5461-
dc.description.abstractLatar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh pembelajaran konvensional yang kurang melibatkan siswa secara aktif. PBL dipilih karena pendekatan ini menekankan pada pemecahan masalah secara kolaboratif, kontekstual, dan mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas siswa dan guru, serta soal pretest dan posttest. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, nilai rata-rata pretest siswa adalah 69,16 dan meningkat menjadi 73,33 pada posttest. Tingkat ketuntasan belajar juga meningkat dari 41,66% (8 siswa tuntas) menjadi 66,6% (13 siswa tuntas). Namun, hasil ini belum memenuhi target Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75%. Oleh karena itu, dilakukan perbaikan pada siklus II. Pada siklus II, rata-rata nilai pretest meningkat menjadi 81,6 dan rata-rata posttest mencapai 85,83. Tingkat ketuntasan belajar pun naik menjadi 83,3% (17 siswa tuntas). Bahkan, pada aspek tertentu, 90% siswa mampu mencapai KKM, menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman terhadap isi, pesan moral, dan struktur teks fabel. Selain itu, aktivitas siswa juga mengalami perkembangan positif, baik dalam kerja sama kelompok, keberanian mengemukakan pendapat, hingga kedisiplinan dalam diskusi. Pembelajaran dengan model PBL juga terbukti meningkatkan kreativitas guru dalam menyusun kegiatan yang bermakna dan menarik. Guru berperan sebagai fasilitator, sedangkan siswa menjadi subjek aktif dalam proses belajar. Hal ini menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, menantang, dan membangun karakter berpikir kritis. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem-Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar memahami makna teks fabel, serta sangat relevan untuk diterapkan dalam Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pembelajaran berdiferensiasi dan berpusat pada peserta didik.en_US
dc.publisherPASCA UMN Al-WASHLIYAH 22 PEND. B.IND 2026en_US
dc.subjectproblem-based learningen_US
dc.subjecthasil belajaren_US
dc.subjectteks fabelen_US
dc.subjectpemahaman maknaen_US
dc.titleEFEKTIVITAS MODEL PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMAHAMI MAKNA TEKS FABEL PADA SISWA KELAS V SD S 118 MUHAMMADIYAH GUNUNGTUA KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN PEMBELAJARAN 2025-2026en_US
Appears in Collections:TESIS

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
247015050_File1.docx247015050_File1720.53 kBMicrosoft Word XMLView/Open
247015050_File2.docx247015050_File2551.32 kBMicrosoft Word XMLView/Open
247015050_File3.docx247015050_File3342.6 kBMicrosoft Word XMLView/Open
247015050_File4.docx247015050_File4189.84 kBMicrosoft Word XMLView/Open
247015050_File5.docx247015050_File5.231.57 kBMicrosoft Word XMLView/Open
247015050_File6.docx247015050_File6194.55 kBMicrosoft Word XMLView/Open
247015050_File7.docx247015050_File7219.14 kBMicrosoft Word XMLView/Open
247015050_File8.docx247015050_File8183.01 kBMicrosoft Word XMLView/Open
247015050_File9.docx247015050_File92.29 MBMicrosoft Word XMLView/Open
247015050_Fulltext.docx247015050_Fulltext4.4 MBMicrosoft Word XMLView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.